Category Archives: Wonder News

Inisiatif Literasi UMY di Kuala Lumpur: Membangun Pojok Baca

Sanggar Bimbingan Muhammadiyah (SBM) Kuala Lumpur, Malaysia menyambut hangat tim dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Wonderhome Library  pada 23-25 April 2025. Tim dari Yogyakarta ini terdiri dari Mohammad Syifa Amin Widigdo sebagai dosen UMY yang melaksanakan pengabdian masyarakat dan Siti Melani serta Herny Ameliana dari Wonderhome Library sebagai narasumber Reading Aloud dan Robotic Experiment.

Di tahun sebelumnya, tepatnya 25 November 2024, Syifa Amin melakukan observasi tentang kegiatan di SBM Kampung Baru,  Kuala Lumpur. Ia menemukan bahwa salah satu kebutuhan dasar SBM yang belum terpenuhi adalah ketersediaan buku bacaan yang mudah diakses oleh anak-anak. Satu rak buku yang ada dipenuhi dengan buku-buku bacaan untuk usia dewasa karena materinya yang berat. Buku untuk anak-anak tidak tersedia dengan memadai. 

Ketika anak-anak Kelas 1-6 SD belajar, kemampuannya beragam. Beberapa bisa membaca dan berhitung dengan baik tapi lebih banyak lagi yang belum terampil membaca, menulis, dan berhitung. Ketika mereka disatukan dalam satu kelas besar, mereka yang lamban dalam belajar makin tertinggal. Jika tidak ada lingkungan keluarga dan sekolah yang mendukung, mereka makin terpuruk dan tertbelakang dalam belajar.

Anak-Anak Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Membaca di Pojok Baca

Salah satu hal.yang dapat mendukung iklim belajar adalah penyediaan Pojok Baca dengan rangkaian aktivitas literasi yang mengirinya. Oleh sebab itu, Syifa Amin sebagai dosen pengabdi dari UMY memfokuskan kegiatannya pada tiga aktivitas utama: pembuatan Pojok Baca, Reading Aloud, dan eksperimen sains melalui kegiatan robotic.

Pada hari pertama, 23 April 2025, tim dari Yogyakarta membawa 56 judul buku dan 10 rangkaian robot dalam satu koper ke SBM Kampung Baru di pagi hari. Setelah mempwrkenalkan tim dari UMY dan Wonderhome Library ke anak-anak pelajar di SBM, siang harinya, mereka membeli 4 (empat) rak buku di Syarikat Sun Wee Leong untuk tempat buku di Pojok Baca. Dengan perlengkapan sederhana, Pojok Baca UMY-Wonderhome Library berdiri dengan 4 rak buku, 56 buku, dan 10 rangkaian robot helikopter, mobil remote control, stegosaurus, lift, perahu, vacuum cleaner, kipas angin, dan lampu elektrolit.

Pada hari kedua, 24 April 2025, Bu Siti Melani memulai kegiatan literasi di Pojok Baca dengan ice breaking, Reading Aloud (Baca Nyaring) buku Terbang Tinggi, dan eksperimen membuat roket dari balon, kertas, dan sedotan. Anak-anak antusias mengikutinya. Di malah harinya, tim juga berpartisipasi menjadi volunteer yang mendampingi dan menyimak bacaan al-Qur’an anak-anak di SBM.

Bu Herny atau Bu Agus dan Kegiatan Robotic Anak-Anak SBM

Di hari terakhir, tanggal 25 April 2025, anak-anak tampak mulai mengambil dan membaca buku di Pojok Baca. Bu Herny Ameliana mengajak anak-anaik bermain sains sederhana dengan membuat robot yang terbuat dari triplek tipis, kabel, dinamo, bohlam, baterai AA, hingga baterai tenaga matahari. Mereka bersemangat sekaligus bekerja keras menyusun rangkaian materi robot hingga tersusun sebagaimana pola yang ada di panduan. Hampir semua jadi. Hanya saja, ada yang tidak karena ada alat yang tercecer. Mereka yang menyelesaikan kerja dan karyanya begitu puas dan lega. Mereka takjub melihat karyanya sendiri. Lampunya menyala dengan tenaga air. Baling-balinh helikopternya berputar dengan solar batteray. Kipasnya berputar. Perahu dan mobilnya berjalan dengan baik. Hanya liftnya yang gagal karena ada satu komponen yang hilang. Di akhir kegiatan, anak-anak merayakan proses, kerja keras, kebelumberhasilan, maupun keberhasilannya.

Di akhir kegiatan, Bu Melani berbagi pelajaran penting. Dalam ekaperimen, katanya, ada kegagalan dan keberhasilan. Penemu bola lampu, Thomas Alfa Edison, mengalami kegagalan ribuan kali sebelum kemudian berhasil. Kalau pun rasanya menemui kegagalan dalam menuntut ilmu atau percobaan sains, kita tidak boleh gampang menyerah. Perlu terus berusaha. Menurut Bu Melani,  keberhasilan yang manis akan datang pada waktunya. msaw.

PRAKTIK KONSENTRASI MAHASISWA PNF FIPP UNY

Penerjunan Praktik Konsentrasi Pemberdayaan Masyarakat di Wonderhome Library

Pendidikan Nonformal atau disingkat PNF, adalah salah satu Program Studi di Fakultas llmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta yang bergerak di bidang kemasyarakatan . PNF memiliki lima konsentrasi, diantaranya Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Keluarga, Pendidikan dan Pelatihan, Pekerjaan Sosial, dan Wisata Edukasi. Kelima konsentrasi tersebut, akan menjadi bahan ajar wajib yang ditempuh oleh setiap mahasiswa. Kelak mahasiswa akan difokuskan dengan konsentrasinya masing-masing, baik di kuliah teori, praktik dan penilitian (skripsi).

Mahasiswa/i PNF yang sedang menempuh studi di semester 6, diwajibkan untuk mengikuti Program “Praktik Konsentrasi” atau lebih dikenal dengan magang. Pada bulan Februari 2025 telah memasuki perkuliahan semester genap, dimana mahasiswa/i difokuskan ke lokasi magang sesuai dengan konsentrasinya masing-masing. Salah satunya terdapat kelompok dengan konsentrasi Pemberdayaan Masyarakat yang melaksanakan Praktik Konsentrasinya di Wonderhome Library.

Kelompok mahasiswa yang melaksanakan Praktik Konsentrasinya di Wonderhome Library, terdiri dari Moh. Ridho Agusta, Lintang Prabangkoro, Bhima Henar dan Muh. Reza Malik dengan dosen pendamping lapangan yaitu Fitriani Tjiptasari, S.I.P., M.A. Kelompok tersebut telah melaksanakan penerjunan secara resmi pada hari Rabu, 19 Februari 2025. Kelompok tersebut memulai hari pertamanya di hari Senin, 24 Februari 2025. (BL2RBOYZ, 2025).

Workshop dan Praktik Podcast Wonderhome: Kisah Orang Biasa dengan Cerita Luar Biasa

Podcast menjadi medium baru untuk berbagi dan menyerap pengetahuan. Dalam bentuk audio maupun plus visualnya, podcast dapat dimanfaatkan untuk penguatan literasi masyarakat di samping medium cetak seperti buku. Untuk itulah, pada tanggal Ahad, 27 Oktober 2024 kemarin, Wonderhome Library menyelenggarakan Workshop dan Praktik Podcast di Studio Wonderhome Library dari jam 12.00 sampai 17.00.

Acara dimulai dengan pemaparan dari Founder Wonderhome Podcast, Syifa Amin. Ia menjabarkan tentang apa itu podcast, bagaimana cara memulai dan memandu sebuah podcast, peralatan apa saja yang diperlukan untuk podcast, dan platform apa saja yang dapat dijadikan tempat untuk publikasi podcast. Dengan best practice dari Wonderhome Podcast, ia menunjukkan bagaimana pengetahuan tentang podcast tersebut dipakai untuk praktik di Wonderhome sejak masa awalnya di tahun 2020. Ahmad Sahide, sebagai nara sumber pertama di Wonderhome Podcast, berbagi tentang bagaimana pengalamannya menjadi nara sumber dan persiapan apa saja yang ia lakukan sebelum rekaman di studio.

Setelah sesi pengenalan tentang dunia podcast tersebut, sesi berikutnya Puthut EA yang merupakan host di Putcast milik Mojok.Co berbagi pengalamannya tentang bagaimana mengelola podcast. Awalnya, ia hanya didapuk menjadi host podcast hanya sebagai dummy  saja, sambil mencari host baru. Hanya saja, dalam perjalanannya, tidak ditemukan host yang pas selain Mas Puthut yang juga merupakan Kepala Suku Mojok.Co. Akhirnya, peran sebagai host podcat pun terpaksa ia teruskan. Pada saat yang sama, respon dari audien juga positif. Ia pun bertransformasi dari soerang penulis yang sudah berkarya puluhan tahun (25 tahun di tahun 2024 ini), kini ia juga dikenal sebagai seorang pembawa podcast youtube yang berhasil di Yogyakarta.

Membawakan podcast dan telah mewawancarai lebih dari 300 nara sumber memunyai dinamikanya tersendiri. Ia pernah punya nara sumber  yang seperti kulkas, dingin, dan pelit bicara. Hal seperti ini cukup menantang dan membuatanya harus mencari cara agar obrolan tetap dapat berlangsung dengan baik. Ia juga pernah berbincang dengan nara sumber yang bicaranya ngalor-ngidul. Ketika diarahkan dengan pertanyaan, ia tetap berbicara di luar topik yang ditanyakan. Namun, ada juga kalanya ia mendapat pengalaman yang menyenangkan. Obrolannya dengan orang biasa, Mbah Legiyem (Petani di Gunung Kidul), yang kisah kemandirian dan kedaulatannya sangat kuat dan inspiratif. Ia ingin lebih banyak bisa mengangkat kisah orang-orang biasa seperti Mbah Legiyem ini dengan cerita-cerita hebatnya. Cerita di balik keberhasilan Putcast Mojok ini dapat disaksikan di sini: https://youtu.be/fsO7lvu5GA4.

Sesi terakhir diisi dengan praktik podcast. Pada kesempatan pertama, Mbak Anggi dari Wonderhome Library dan Ibu Herlina dari TBM Al-Aman berbincang tentang topik keluarga dengan segala lika-likunya. Giliran berikutnya, Mas Uta Ahmad Shofyan dan Mas Fajar dari TBM Suryowinoto berbincang tentang masalah-masalah sosial. Terakhir, Mas Eling dari UMY dan Mas Saipul dari Madrasah Digital membahas peradaban Islam.  

Negara Akhirnya Hadir, Gerakkan Literasi dari Seluruh Pelosok Negeri !!!

Dari Aceh hingga Papua, para pegiat literasi berkumpul di Hotel Sultan Jakarta, dari 27-30 Agustus 2024. Mereka terpilih menjadi calon penerima bantuan (banpem) pemerintah untuk pengembangan literasi masyarakat tahun 2024 setelah melalui seleksi ketat. Dari 1352 komunitas literasi yang mendaftar, 846 di antaranya yang mengupload dokumen administrasi. Dari jumlah tersebut, hanya 340 yang berhasil lolos seleksi dan substansi proposal untuk menerima bantuan pemerintah melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendibudristek RI. Program ini baru pertama kali dilakukan oleh pemerintah sebagai bukti kehadiran negara untuk meningkatkan kemampuan literasi masyarakat.

Tentu saja, program ini merupakan sebuah booster, pemompa semangat, bagi komunitas literasi yang selama ini bergerilya untuk literasi secara sunyi. Mereka selama ini mendedikasikan waktu, tenaga, bahkan hartanya secara mandiri untuk mendampingi masyarakat sekitar dalam belajar. Kadang aktivitas mereka dicurigai, dicibir, bahkan dihalang-halangi dengan berbagai motif dan cara. Tak dipungkiri, kadang mereka juga goyah dan terpuruk. Tapi, waktu kemudian menjadi saksi, bahwa stamina dan perjuangan mereka untuk literasi tidak mudah dipatahkan. Semakin kuat tantangan, semakin matang mental dan kiprah mereka untuk masyarakat sekitarnya. Bantuan Pemerintah (Banpem) oleh Pusbin Bahasa dan Sastra tahun 2024 ini memang bukan segalanya. Namun, ia menyuntikkan tambahan gairah literasi di tanah air.

Bapak Mathius Lu Ndawa, misalnya. Didorong oleh kenyataan masyarakat sekitarnya yang kesulitan membaca saat masuk Sekolah Dasar, ia mendirikan PAUD. Ternyata anak-anak usia SMP pun juga tidak sedikit yang mengalami kesulitan belajar dengan tumpukan PR dan tugas-tugas sekolah. Ia beserta istrinya akhirnya membuka bimbingan belajar gratis untuk di sekitarnya di medio 2014.

Bapak Mathius Lu Ndawa, tengah.

Dari situlah, tercetus ide untuk memfasilitasi anak-anak di sekitar wilahnya di Sumba untuk belajar dengan sebuah taman baca. Ia mendirikan yaman baca yang diberi nama “Taman Baca Kapadokia Uma Manggana”. Uma Manggana artinya rumah hikmah, yang menebar manfaat dan kebijaksanaan ke sekitarnya.

Pertemuan dengan para pegiat dan penggerak literasi seluruh Indonesia seperti momen ini mendongkrak semangat orang seperti Pak Mathius dari Kapadokia Uma Manggarna. Termasuk saya, Syifa, dari Wonderhome Library. Saya bersama para pegiat literasi dari Yogyakarta, yang sebagian besar tergabung dalam Forum Taman Bacaan Masyarakat (Forum TBM,) menyambut kehadiran negara di bidang literasi ini.

Penggerak Literasi Masyarakat dari Yogyakarta

Mudah-mudahan kehadiran pemerintah tidak berhenti sampai di sini. Terus berlanjut dan bertambah baik lagi. Teman-teman penggerak literasi terus bergerak dan berkarya, dengan atau tanpa bantuan, karena ini adalah panggilan hati untuk meraih ridho Ilahi (msaw).

10 Pembaca Pertama Novel “Jangan Bercerai Bunda” karya Asma Nadia

Yogyakarta, 6 Januari 2024 – Wonderhome Library, platform podcast di YouTube yang dikenal karena konten-kontennya yang mendalam dan inspiratif, berkolaborasi dengan Bentang Pustaka. Kolaborasi ini menghadirkan kesempatan unik bagi 10 pembaca pertama untuk merasakan sensasi menjadi bagian dari proses pembacaan novel sebelum diterbitkan secara massal.

Acara berlangsung secara kondusif di Perpustakaan Wonderhome Library. Novel yang dipilih untuk acara ini adalah “Jangan Bercerai Bunda” karya penulis terkenal Asma Nadia. Acara ini tidak hanya menjadi kesempatan langka bagi pembaca pertama, tetapi juga merupakan sebuah inisiatif untuk memperkenalkan karya-karya sastra Indonesia kepada khalayak lebih luas.

Pembukaan acara secara langsung oleh Nana Yuliana, perwakilan dari Bentang Pustaka, yang menyampaikan, “Ibu-ibu atau mbak-mbak disini beruntung sekali menjadi 10 pembaca pertama, karena buku ini baru akan terbit dipertengahan bulan ini” ujarnya dengan penuh semangat.

Proses pembacaan novel bersama ini menjadi momen bersejarah bagi 10 pembaca yang beruntung merasakan cerita yang belum pernah terdengar sebelumnya dari Asma Nadia. Dalam sesi ini, mereka dapat berdiskusi, mengeksplorasi cerita yang menggugah, membangkitkan emosi, dan merangsang pemikiran.

“Anak tidak boleh kehilangan figur seorang ayah dan ibu yang baik sampai kapanpun” ungkap Siti Melani salah satu peserta dari Wonderhome Library, menyoroti makna mendalam yang terkandung dalam novel tersebut.

Untuk melihat suasana acara yang telah berlangsung, kunjungi tautan berikut di kanal YouTube Wonderhome Library: https://youtu.be/ZkFnUofYYsc?si=_u5jjGFUwf2FBkNt.

Ditulis oleh: Dian Wahyu Pratiwi

Menulis Sebagai Jalan Hidup

Pada tanggal 11 Desember lalu, Podcast di kanal YouTube “Wonderhome Library” menghadirkan pembahasan menarik mengenai peran menulis dalam kehidupan, dengan tema “Menulis Sebagai Jalan Hidup: Aku Menulis Maka Aku Ada”. Acara ini dipandu oleh Host Nana Yuliana dari Padepokan Asa, yang menyajikan diskusi inspiratif bersama dua narasumber dari Komunitas Kutub.

Narasumber pertama adalah Adi Hidayat, seorang Lurah Komunitas Kutub Yogyakarta yang telah berdedikasi dalam komunitas. Adi berbagi wawasan tentang bagaimana menulis dapat menjadi sebuah jalan hidup yang bermakna bagi individu dan komunitas.

Bergabung juga sebagai narasumber adalah M. Rifal Ais Annafis, pengampu Lesehan Sastra Kutub Yogyakarta (LSKY). Ais mengajak pendengar untuk merenungkan kisahnya selama dikomunitas bagaimana “Aku bisa hidup dengan tulisan”, serta bagaimana menulis dapat menjadi cerminan dari eksistensi manusia dalam dunia ini.

Dalam diskusi yang penuh inspirasi ini, kedua narasumber menggarisbawahi pentingnya menulis sebagai sarana untuk mengungkapkan ide, emosi, dan pengalaman hidup. Mereka juga berbagi pengalaman bagaimana santri Komunitas Kutub dihadapkan pada kebutuhan sehari-hari yang menuntut kreativitas. Mereka belajar menulis sebagai salah satu cara untuk mencari nafkah. Dalam upaya ini, mereka menulis karya sastra untuk diterbitkan. Untuk mendapatkan cerita selengkapnya, silahkan simak diskusi lengkapnya di tautan berikut: https://youtu.be/ws5ift_Xq9k?si=jk2z5a2jcBQ8ZCTW.  dian_pratiwi

Berpetualang ke Amerika, Bangun Literasi di Yogyakarta || Duet Padepokan Asa dan Wonderhome Library

Yogyakarta, 24 Oktober 2023 – Sebuah petualangan inspiratif merambah hingga ke Amerika, dan kembali membawa semangat untuk membangun literasi di Yogyakarta. Ini adalah kisah dari Padepokan Asa dan Wonderhome Library, yang kini berkolaborasi dalam sebuah podcast yang diunggah di YouTube oleh Wonderhome Library.

Dalam podcast yang diadakan oleh Padepokan Asa dan Wonderhome Library, dengan Joanna Zettira dari Yayasan Padepokan Asa sebagai host, pembicara utama adalah Sapto Agggoro dari Padepokan Asa dan Syifa Amin dari Wonderhome Library. Keduanya berbagi pengalaman petualangan mereka di Amerika serta usaha mereka dalam membangun literasi di Yogyakarta.

Podcast ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian program memperingati ulang tahun ke-8 Yayasan Padepokan Asa. Selama delapan tahun, Padepokan Asa telah menjadi pelopor dalam menyebarkan harapan bagi individu dan komunitas. Melalui pengalaman dan jaringan di dunia jurnalistik, pers, dan media konvensional maupun digital yang dimiliki oleh Sapto Agggoro, pendiri Padepokan Asa, lembaga ini telah menjadi tempat belajar bagi banyak orang dalam berbagai bidang.

Di sisi lain, Wonderhome Library yang dipimpin oleh Syifa Amin, menjelaskan bagaimana perpustakaan ini terinspirasi oleh perpustakaan di Amerika yang tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga menjadi pusat aktivitas yang melibatkan banyak orang dalam proses pembelajaran dan pertukaran pengetahuan.

Kolaborasi antara Padepokan Asa dan Wonderhome Library menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan literasi anak negeri. Keduanya saling belajar dan berbagi, menciptakan suasana yang memicu semangat pembelajaran dan kolaborasi yang produktif. Semoga kolaborasi yang inspiratif ini dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi yang besar dalam peningkatan literasi di Indonesia, khususnya di Yogyakarta. Simak selengkapnya disini https://www.youtube.com/watch?v=6m4mUjhstlE.

Ditulis oleh: Dian Wahyu Pratiwi

Dulu, Semua Orang Tampak Salah: Perjalanan Bisnis dan Pergulatan Batin Aktivis Dakwah | dr. Ferihana

Pada tanggal 22 Oktober 2023, di channel YouTube Wonderhome Library, sebuah podcast menarik menemani para penikmat konten inspiratif. Dalam podcast tersebut, tamu spesial yang menginspirasi untuk terus belajar, meraih kesuksesan bisnis, dan berperan aktif dalam aktivitas dakwah, yaitu dr. Ferihana, M.S.I, hadir memberikan wawasan yang menggetarkan hati.

Dengan dipandu oleh Host M. Syifa Amin dan Siti Melani, podcast tersebut menyoroti perjalanan hidup dr. Ferihana yang penuh warna dan penuh tantangan. Kisahnya sebagai individu, pengusaha, serta aktivis sosial dan dakwah telah menghadapi berbagai ujian yang menguji kekuatan dan keteguhannya.

Dalam perbincangan tersebut, dr. Ferihana mengungkapkan bagaimana dirinya sering kali menjadi sasaran kritik dan hujatan dari berbagai pihak. Mulai dari komentar pedas terkait penggunaan cadarnya, hingga kontroversi yang muncul akibat perkataan dan pendiriannya. Namun, di tengah badai itu, ia tidak pernah menyerah. Justru, setiap ujian itu menjadi batu loncatan bagi dr. Ferihana untuk semakin tangguh dan mengejar impian serta cita-citanya.

Perjalanan hidupnya yang penuh warna dan perjuangan ini, menjadi inspirasi bagi banyak orang yang mendengarkan. Melalui podcast tersebut, dr. Ferihana membagikan pengalaman berharganya, serta pesan-pesan motivasi yang menggugah hati. Cerita lengkapnya mengenai bagaimana ia mengatasi rintangan dan membangun karier bisnis serta aktivitas dakwahnya dapat disimak secara menyeluruh di link berikut https://www.youtube.com/watch?v=cbODuw9akOI.

Bagi para penikmat konten inspiratif, podcast ini menjadi salah satu sumber motivasi dan inspirasi untuk tidak pernah menyerah dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Cerita dr. Ferihana mengingatkan kita bahwa di balik setiap tantangan, ada peluang untuk tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang lebih kuat dan berarti.

Ditulis oleh: Dian Wahyu Pratiwi

Baru, Wonder biMBA-AIUEO: Melejitkan Minat Belajar Anak Dengan Riang

Wonderhome Library bekerja sama dengan biMBA-AIUEO menyelenggarakan kegiatan yang pada dasarnya adalah bermain tapi efeknya dapat meningkatkan minat belajar anak. Ini bukan bimbingan belajar yang targetnya adalah anak “dipaksa” untuk menguasai kemampuan baca, tulis, dan mengitung pada waktu tertentu. Dengan cara “pemaksaan” itu mungkin anak dapat menguasai kemampuan belajar tertentu, tapi ujungnya dia akan mengalami tekanan dan stress yang tidak baik bagi masa depannya. Proses belajar yang dilakukan oleh Wonder biMBA menggunakan metode bermain, menyanyi, dan menyenangkan yang tidak membuat anak tertekan dan terpaksa. Mereka akan dengan sendirinya menyukai aktivitas baca dan belajar. Tanpa terasa, mereka akan menunjukkan minat baca dan belajar di luar dugaan kebanyakan orang. Jika tertarik untuk mengikuti kegiatan biMBA (bimbingan Minat Baca dan Minat Belajar) ini, silahkan hubungi Wonderhome Library di: wonderhomelib@gmail.com atau pamflet yang ada di laman ini.

Science Story for Muslim Kids di Yogyakarta

Science Story for Muslim Kids adalah topik kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan oleh Dosen UMY, Mohammad Syifa Amin Widigdo. Kegiatan yang didukung oleh LPM UMY ini didasari atas keprihatinan terhadap banyaknya remaja usia sekolah di Dusun Mejing Wetan, Gamping, Sleman, DIY mengalami disorientasi di usia mudanya. Akibatnya, mereka tidak serius dalam belajar di sekolah dan bahkan berhenti sekolah untuk mengambil pekerjaan kasar untuk mendapatkan uang. Dengan bekerja sama dengan mitra, Wonderhome Library, yang sudah merintis kegiatan literasi di dusun tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan dan gairah untuk sains dan ilmu pengatahuan melalui cerita sehingga remaja Muslim di Dusun Mejing Wetan dapat meraih masa depan yang lebih cerah.

Di antara kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Workshop Science Story for Muslim Kids
  • Kak Bimo Berkisah Tentang Nabi Yang Ilmuwan
  • Tambahan Koleksi Ilmuwan Muslim di Wonderhome Library
  • Berkisah Tentang Ilmuwan Muslim di TPA/TPQ
  • Kegiatan pelaksanaan Science Story for Muslim Kids ini dimulai pada Hari Selasa, 28 Maret 2023 di TPA Masjid Walidain. Temanya tentang Jabir bin Hayyan. Di tempat yang sama, pada Hari Senin 10 April 2023, Tim Wonderhome Library hadi kembali dengan tema “Abbas Ibnu Firnas”.
  • Kegiatan berikutnya bekerjasama dengan TPA Masjid Al-Aman, yang dilaksanakan pada Kamis, 30 Maret 2023. Temanya adalah tentang Jabir bin Hayyan.
  • Kisah Ilmuwan Muslim berikutnya bekerja sama dengan TPA Masjid Al-Hidayah, yang dilaksanakan pada Selasa, 4 April 2023 dan Selasa, 11 April 2023. Tema kegiatannya adalah , yang pertama tentang Jabir bin Hayyan dan yang kedua tentang Abbas Ibnu Firnas.
  • Kegiatan pengabdian ini terakhir kalinya bekerja sama dengan TPA Masjid Al-Ikhlas pada Rabu 12 April 2023 dengan tema Jabir Ibn Hayyan.