“Wariskan Mata Air, Jangan Wariskan Air Mata”

(Pengabdian Kepada Masyarakat LPM UMY dengan Mitra Wondergreen)

WonderGreen, dengan dukungan dari Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UMY, menyelenggarakan dua kegiatan yang berkenaan dengan pengelolan sampah. Yang pertama adalah kajian buku Islam dan Lingkungan karya M. Quraish Shihab dengan narasaumber Prof. Dr. Muhammad Azhar. Kegiatan ini diselenggarakan pada Jumat, 17 Mei 2024. Rekaman kajian ini dapat disimak di channel youtube Wonderhome Library: https://youtu.be/KZJXYBGj-oE. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Azhar menekankan pentingnya kaum Muslim untuk menyadari bahwa agama bukan saja urusan ibadah ritual, tapi juga ibadah sosial dan lingkungan. Menjaga kelestarian lingkungan adalah juga merupakan bagian tak terpisahkan dari ibadah dan pengamalan agama. Ia sampai mengutip pernyataan bijak dalam konteks mulai maraknya krisis air di dunia: “Jangan Wariskan Air Mata, Wariskan Mata Air.” Jika lingkungan rusak, maka generasi yang akan datang akan menanggungnya. Mereka akan menangis. Namun jika generasi sekarang mewariskan lingkungan yang lestari, maka generasi selanjutkan akan bahagian dengan mata air yang menjadi sumber kehidupan mereka.

Pemahaman dan wawasan keagamaan yang berkenaan tersebut melengkapi kegiatan kedua, yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Selasa, 9 Maret 2024. Kegiatannya adalah pelatihan pengolahan sampah organik dengan ember tumpuk yang diselenggarakan di Wonderhome Library dengan mendatangkan narasumber dari Bank Sampah Gemah Ripah, Bapak J. Han. Ia menunjukkan bagaimana pengolahan sampah organik kepada masyarakat di Wejing Wetan, Gamping, Sleman, DIY, yang selama ini menjadi nasabah sampah di Wonder Green, sebuah lembaga Tabungan sampah warga di Mejing Wetan. Mohammad Syifa Amin Widigdo, Ph.D. sebagai dosen yang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini juga mendistribusikan ember tumpuk bagi peserta, yang merupakan hibah dari kegiatan pengabdian LPM UMY. Berikut adalah gamabaran pelaksanaan kegiatan tersebut:

Leave a comment