Wonderhome Library Mulai Jajaki Pengolahan Sampah Organik

WONDERHOME–Salah satu program penting Wonderhome Library (WHL) adalah pengelolaan sampah. Untuk tujuan pengembangan dan peningkatannya, pada Selasa (4/8) diadakan studi banding ke Tempat Pembuangan Sampah Terakhir (TPST) Piyungan, Bantul yang diikuti oleh direktur pelaksana WHL, Herny Ameliana beserta tiga orang volunter WHL lainnya. Setelah diadakan sesi tanya jawab bersama petugas TPST Piyungan, pihak WHL berkesempatan untuk meninjau lokasi gedung pengelolaan sampah. Acara berlangsung selama kurang lebih satu jam, mulai pukul 10.30 hingga 11.30 WIB, dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Pertemuan volunter Wonderhome Library bersama petugas TPST Piyungan.

Pemantapan program pengelolaan sampah ini dilakukan berdasarkan misi WHL untuk turut berkontribusi dalam bidang literasi lingkungan. Harapannya, WHL dapat mengubah sampah organik di lingkungan warga Perumahan Darussalam menjadi pupuk kompos, dan memanfaatkannya untuk tanaman atau bahkan menjualnya. Mengingat banyaknya jumlah penduduk di perumahan ini yang mencapai lebih dari 90 rumah.

“Program pengelolaan sampah diadakan untuk memanfaatkan sampah di Perumahan Darussalam yang tergolong banyak hampir 90 kepala keluarga, baik sampah organik ataupun anorganik” ujar Herny saat bercerita soal program ini.

Embrio literasi lingkungan di WHL berawal dari sekedar pengepulan sampah kering milik warga Perumahan Darussalam. Sampah kering jenis botol, plastik, kaca, kertas, hingga elektronik bekas dikumpulkan oleh warga di salah satu ruang WHL, yang selanjutnya dipilah dan dijual ke pengepul. Lambat laun, dirasa perlu juga ada aktivitas pengolahan sampah organik (basah) karena jumlahnya yang banyak agar bisa dimanfaatkan. sulthon_aziz

Leave a comment